Dikes Lotim Imbau masyarakat Tetap Waspada Demam Berdarah



Keterangan : Syahid Romdlan, S.Kep, Ners, MKes (Kabid P2P Dikes Lotim)

Lombok Timur | Halo Mandalika
– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lombok Timur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD) pada masa peralihan musim hujan ke musim kemarau. Meski situasi masih terkendali, Dinkes tetap memperkuat langkah pencegahan melalui surveilans penyakit, edukasi masyarakat, dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Rabu, (15/04/2026)

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Lombok Timur, Syahid Romdlan, menyampaikan bahwa jumlah kasus DBD pada awal tahun 2026 menunjukkan tren menurun. Tercatat 37 kasus pada Januari, 23 kasus pada Februari, dan 13 kasus pada Maret. Meski demikian, seluruh puskesmas diminta tetap siaga dan segera melakukan respons cepat apabila ditemukan peningkatan kasus. 

Sebagai upaya pencegahan, Dinkes bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama untuk menggerakkan sekolah-sekolah melaksanakan Gerakan 3M (menguras, menutup, dan mendaur ulang tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk). Petugas puskesmas juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 

Dinkes mengingatkan masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam tinggi selama dua hingga tiga hari, terutama jika disertai nyeri otot, mual, muntah, atau muncul bintik merah pada kulit. Penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi akibat DBD. 

Keterangan foto: Foto di atas menampilkan kegiatan dan dokumentasi terkait pencegahan DBD di Lombok Timur yang ditemukan melalui pencarian web. Jika Anda memerlukan foto resmi milik Dinas Kesehatan Lombok Timur, saya bisa membantu mencarikannya dari kanal resmi pemerintah atau media yang mempublikasikannya.(HM-1)